M-3 Konsepsi Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesutraan

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dalam Kesustraan



Assalamualaikum wr.wb
saya M Ibnu Syarief, kali ini kita akan membahas tentang ‘Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dalam Kesustraan’.
KONSEPSI IBD DALAM KESUSASTRAAN
1.      Pendekatan Kesusastraan
a.       Pengertian Sastra dan Seni
Secara etimologis berasal dari bahasa Sanskerta, berakar kata sas- yang berarti mengarahkan, mengajar, memberi petunjuk atau instruksi dan akhiran –tra yang menunjukkan alat, sarana, sehingga sastra dapat berarti alat untuk mengajar, buku petunjuk, buku instruksi atau pengajaran. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) sastra adalah karya tulis yang jika dibandingkan dengan trulisan biasa lainnya, memiliki berbagai ciri keunggulan, keaslian, keartistikan, keindahan, isi dan ungkapan.
Pengertian seni secara etimologi berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu Sani yang artinya pemujaan, persembahan, dan pelayanan. Seni menurut para ahli juga sering diartikan sebagai wadah atau media seseorang dalam menuangkan pikiran dan emosinya. Para pecinta seni terkenal memiliki sebuah pemikiran yang lebih peka, memiliki simpati terhadap orang lain, dan pandai dalam menempatkan emosinya. Ekspresi tersebut kemudian mereka tuangkan ke dalam bentuk karya seni yang memiliki estetika dan keindahan.
Seni secarara umum merupakan sebuah hal yang diciptakan oleh manusia terutama para pecinta seni yang di dalamnya terdapat sebuah hasil dengan unsur keindahan. Dengan kata lain seni sebagai sebuah ciptaan hasil karya dari semua yang memiliki keindahan yang dapat dinikmati oleh banyak orang.
Jadi, Seni sastra yang merupakan sebuah seni yang menjadikan bahasa sebagai media, dapat diartikan sebagai cabang seni yang didalamnya berisi segala sesuatu baik lisan maupun tulisan yang mengandung unsur keindahan, seni, imajinatif dari hasil karya seseorang yang hasilnya bisa dinikmati karena memiliki faktor keunggulan dan artistik.

b.      Peranan Sastra
 Hampir di setiap jaman, sastra mempunyai peranan penting.  Alasannya adalah karena sastra mempergunakan bahasa. Bahasa memiliki kemampuan untuk menampung hampir semua pemyataan kegiatan manusia. Dalam usahanya untuk memahami dirinya sendiri, yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usahanya untuk memahami alam semesta, yang kemudian melahirkan ilmu pengetahuan, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usahanya untuk mengatur hubungan antara sesamanya yang kemudian melahirkan ilmu-ilmu sosial, manusia mempergunakan bahasa. Dengan demikian, manusia dan bahasa pada haketnya adalah satu. Kenyataan inilah mempermudah sastra untuk berkomunikasi. Pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Sementara itu filsafat, yang juga mempergunakan bahasa, adalah abstraksi. Cinta kasih, kebahagian, kebebasan, dan lainnya yang digarap oleh filsafat adalah abstrak. Sifat abstrak inilah yang menyebabkan filsafat kurang berkomunikasi.

c.       Hubungan Satra dan Seni dengan IBD
Hubungan ilmu budaya dasar dengan kesusastraan karena mengandung unsur-unsur bahasa. Ada beberapa alasan mengapa ilmu budaya dasar sangat penting hubungannya dalam hal kesuastraan:
1.      Sastra merupakan bahasa yang mempunyai kemampuan yang menampung kegiatan manusia.
2.      Sastra lebih mudah berkomunikasi karena pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi.
Latar belakang IBD dalam konteks budaya, negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan masalah sebagai berikut:
1.      Kenyataan bahwa bangsa indonesia berdiri atas suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya yang tercemin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan primordial, kesukaan, dan kedaerahan.
2.      Proses pembangunan yang sedang berlangsung dan terus menerus menimbulkan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya.
3.      Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan mausia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya.


2.      IBD yang Dihubungkan Dengan Prosa
a.       Pengertian Prosa
Prosa adalah karangan bebas yang tidak terikat oleh banyaknya baris, banyaknya suku kata, dalam setiap baris serta tak terikat oleh rimanya seperti dalam puisi.
Prosa berbeda dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa berasal dari bahasa Latin “prosa” yang artinya “terus terang”. Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Prosa kadangkala juga disebut dengan istilah “gancaran”

b.      Jenis-Jenis Prosa
Dalam kesusastraan Indonesia, memiliki 2 jenis prosa yaitu prosa lama dan prosa baru. Dibawah ini adalah pengertian dari masing-masing jenis prosa
1.      Prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat,  
2.      Prosa baru adalah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun.
c.       5 Komponen Prosa Lama
Jenis-jenis prosa lama ada lima komponen adalah:
1.      Fabel
Fabel diambil dari bahasa Belanda yang berarti cerita yang menggunakan hewan sebagai tokoh utamanya. Misalkan cerita kancil atau cerita Tantri di Indonesia.

2.      Legenda
Legenda (Latin legere) adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang enpunya cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai sejarah kolektif (folk history). Walaupun demikian, karena tidak tertulis, maka kisah tersebut telah mengalami distorsi sehingga sering kali jauh berbeda dengan kisah aslinya.

3.      Cerita Rakyat (Folk Story)
Cerita rakyat adalah cerita pada masa lampau yang menjadi ciri khas setiap bangsa yang memiliki kultur budaya yang beraneka ragam mencakup kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki masing-masing bangsa.

4.      Tambo
Suatu karya sastra yang menceritakan sejarah (asal-usul) suku bangsa, negeri, dan adat. Karya sastra sejarah ini biasa disebut dengan Historiografi Tradisional. Penulisan sejarah suatu negeri berdasarkan anggapan atau kepercayaan masyarakat setempat secara turun-temurun

5.      Carita Pelipur Lara
Suatu karya sastra yang berisikan kejenakaan. Karya sastra ini bertujuan untuk melipur lara atau membuat pembaca melupakan sedihnya.

d.      5 Komponen Prosa Baru
Jenis-jenis prosa baru ada lima komponen adalah :
1.      Roman
Roman adalah sejenis karya sastra dalam bentuk prosa atau gancaran yang isinya melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing-masing. Bisa juga roman artinya adalah "kisah percintaan".

2.      Riwayat
Riwayat  adalah catatan singkat tengatang gambaran diri seseorang. Selain berisi data pribadi, gambaran diri itu paling tidak harus di isi keterangan tentang pendidikan atau keahlian dan pengalaman. Dengan data itu riwayat hidup akan memberikan gambaran atau kualifikasi seseorang.

3.      Antologi
Antologi secara harfiah diturunkan dari kata bahasa Yunani yang berarti “karangan bunga” atau “kumpulan bunga” yang berarti sebuah kumpulan dari karya-karya sastra. antologi juga dapat berarti kumpulan karya sastra lain seperti cerita pendek, novel pendek, prosa, dan lain-lain.

4.      Resensi
Resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya, baik itu buku, novel, majalah, komik, film, kaset, CD, VCD, maupun DVD.

5.      Kritik
Kritik adalah analisis untuk menilai suatu karya sastra. Tujuannya yaitu mendorong sastrawan untuk mencapai penciptaan sastra setinggi mungkin dan mendorong pembaca untuk mengapresiasi karya sastra secara lebih baik.
Ada 2 jenis kritik sastra :
-        Kritik sastra intrinsic, kokusnya pada karya sastra itu sendiri dan menganalisa unsur-unsur karya sastra itu.
-        Kritik sastra ekstrinsik, menghubungkan karya sastra dengan hal-hal diluar karya sastra.

3.      Nilai-Nilai Dalam Prosa Fiksi
a.       Pengertian Prosa Fiksi
Prosa Fiksi adalah  prosa yang berupa cerita rekaan atau khayalan  pengarangnya. Isi cerita tidak sepenuhnya berdasarkan pada fakta. Prosa fiksi disebut juga karangan narasi sugestif/imajinatif.

b.      Nilai-Nilai yang Ada Dalam Prosa Fiksi
1.      Prosa fiksi memberikan kesenangan, keistimewaannya pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalami sendiri peristiwa tersebut.
2.      Prosa fiksi memberikan informasi, fiksi memberikan sedikit informasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi.
3.      Prosa fiksi memberikan warisan cultural, prosa fiksi dapat menstimulasi imaginasi dan warisan budaya bangsa.
4.      Prosa memberikan keseimbangan wawasan, lewat prosa fiksi sesorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman dengan banyak individu.

c.       Karya Sastra
Karya sastra dikenal dalam dua bentuk, yaitu fiksi dan nonfiksi. Jenis karya sastra fiksi adalah prosapuisi, dan drama. Sedangkan contoh karya sastra nonfiksi adalah biografiautobiografiesai, dan kritik sastra. Menurut Suroto, roman terbentuk atas pengembangan seluruh segi kehidupan pelaku dalam cerita tersebut.
Jenis-Jenis Karya Sastra di Indonesia
Karya sastra di Indonesia berdasarkan bentuknya dibagi menjadi dua macam yaitu prosa dan puisi.
1. Sastra lisan
merupakan salah satu jenis karya sastra yang berbentuk abstrak yang di sampaikan secara lisan. Dalam kesusastraan Melayu kuno tradisi sastra lisan baik syair maupun prosa merupakan kekhasan corak tersendiri yang memiliki sejarah yang cukup panjang. Satu pengaruh tradisi cina yang masuk melalui jalur perdagangan kemudian pengaruh India atau Hindu-Budha yang saat itu merupakan agama yang dianut sebagian besar kerajaan-kerajaan di Indonesia. Ditambah dengan sumbangan kebudayaan Arab-Islam yang dibawa oleh para musafir. Ketiga tradisi yang berbeda-beda tersebut tentunya sangat mewarnai sejarah perkembangan sastra di Indonesia khususnya sastra lisan.
Ciri-ciri Sastra Lisan:
1.      Bersifat statis
2.      Tema ceritanya istana sentris
3.      Nama pengarang tidak disebutkan atau disebut juga anonim
4.      Menggunakan bahasa melayu kuno yang penuh dengan pepatah serta ungkapan yang panjang-panjang dan klise.
5.      Disampaika Lisan Secara Turun Temurun.

Contoh -contoh sastra lama sebagai berikut.
a. Fabel
Fabel diambil dari bahasa Belanda yang berarti cerita yang menggunakan hewan sebagai tokoh utamanya.Contoh : Cerita Kelinci dan Kura-kura, dll.
Kelinci dan Kura-kura
“ Disebuah hutan kecil dipinggir desa ada seekor kelinci yang sombong. Dia suka mengejek hewan-hewan lain yang lebih lemah, seperti kura-kura, siput, semut dan lain-lain. Suatu hari, si kelinci berjalan dangan angkuh mencari hewan yang diejeknya, kebetulan dia bertemu dengan kura-kura.
“hei, kura-kura si lambat, kamu jangan jalan aja dong , lari begitu biar cepat sampai.” “Biarlah kelinci, memang jalanku lambat , yang penting selamat sampai tujuan , dari pada cepat-cepat nanti jatuh dan terluka.” Hai kura-kura bagaimana kita adu lari? Kalau kau bisa menang, aku akan beri hadiah apapun yang  kau minta. “enggak bisa , kamu menolak tantangan ini! Pokoknya besok pagi aku tunggu kau dibawah pohon beringin. Aku akan menghubungi serigala untuk menjadi wasitnya, kura-kura hanya bisa diam melongo. Didalam hatinya berkata,” mana mungkin aku bisa mengalahkan kancil?
Keesokan harinya si kancil menunggu dengan sombong, seriga pun sudah datang untuk menjadi wasit.Nah siapa yang bisa datang dulu dibawah pohon beringin , itulah yang menang., “oke, satu, dua, tiga mulai! Kelinci segara melompat mendahului kura-kura, dan kura-kura mulai melangkah pelan-pelan karena dia tidak bisa meninggalkan rumahnya.
“ ayo kura-kura lari dong ! baiklah kamu duduk disini ya, kelinci duduk santai bernyanyi . Angin waktu itu berhembur dan sejuk , sehingga membuat kelinci mengantuk tertidur dan pelan tapi pasti kura-kura melangkah sekut tenaga , dengan diam-diam bisa melewati kelinci yang tertidur pulas.
Beberapa langkah lagi kura-kura mencapai garis finis , ketika itulah kelinci bangun betapa terkejutnya dia melihat kura-kura sudah hampir mencapai garis finish . sekuat tenaga kelinci mengejar kura-kura tetapi kaki kura-kura sudah menyentuh garis finish dan serigala telah memutuskan pemenangnya yaitu kura-kura. Si kelinci sombong  terdiam, seolah tak percaya bahwa dia bisa tertidur.
b.   Sage
Sage merupakan cerita yang mengandung unsur sejarah. Contoh: Joko Dolog, Banyuwangi dll.
c . Syair
Syair adalah puisi lama yang mirip dengan pantun. Setiap bait terdiri atas empat baris . Setiap baris terdiri atas 8-12 suku kata. Bersajak a-a-a-a. Semua baris berupa isi, tidak ada lampiran. Berasal dari arab.
Contoh Syair Sebagai Berikut.
Pada zaman dahulu kala
Tersebutlah sebuah cerita
Sebuah negeri yang amat sentosa
Dipimpin sang raja nan bijaksana

d. Gurindam
  Gurindam merupakan salah satu bentuk puisi lama. Isinya berupa nasehat-nasehat, pepatah, petuah, baik yang berkaitan dengan kehidupan maupun dengan agama. Gurindam terdiri dari dua baris tiap-tiap baitnya. Persajakan gurindam adalah a-a. Kalimat baris pada baris pertama selalu menyatakan keterangan atau peristiwa, dan baris kedua menyatakan pikiran atau peristiwa.
Contoh Gurindam Sebagai Berikut.
Dengan ibu hendaknya hormat
Supaya badan dapat selamat
e . Pantun
Pantun adalah puisi lama yang berasal dari Indonesia, yang terdiri dari embat baris sebait dan setiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata.
Contoh pantun sebagai berikut.
Kalau ada sumur di ladang
Dapatkah kita menumpang mandi
Kalau ada umurku panjang
Dapatkah kita berjumpa lagi
F . Hikayat
Hikayat berasal dari India dan Arab, berisikan cerita kehidupan  para dewi, peripangeran, putri kerajaan serta raja-raja yang memiliki kekuatan gaib. Kesaktian dan kekuatan yang yang diceritakan tidak masuk akal. Contoh: Hikayat Hang Tuah, Hikayat si miskin, Hikayat Raja Budiman dll.
g. Mite
Mite adalah cerita prosa karya yang berhubungan dengan kepercayaan terhadap suatu bendaatau hal yang dipercayaai memiliki kekuatan gaib. Contohnya: Dewi Sri( Dewi Padi), Nyai RoroKidul, Joko Tarub dll.
h. Legenda
Legenda adalah cerita prosa rakyat yang mirip dengan mite, yaitu dianggap benar-benar terjadi tetapi tidak dianggap suci. Contoh: Wali Songo, Calon Arang, Sangkuriang, Rara Jonggrang, Asal mula nama kuningan, dll.
Contoh Legenda
Kisah Asal Mula Nama Kuningan
Pada masa dahulu, Sunan Gunung Jati, salah seorang wali songo pergi kenegeri cina menyebarkan agama islam.Ia bertemu dengan kaisar Tiongkok yang seorang tartar . Kaisar Tiongkok itu menguji Sunan Gunung Jati dengan menanyakan apakah putrinya yang bernama Ong Tien Nio pada waktu itu sedang mengandung . Sunan Gunung Jati tanpa ragu menjawan ya!. Sang Kaisar menjadi murka mendengar jawaban itu . Iayakin bahwa putrinya pada saat itu masih perawan. Karena jawaban itu , Sunan Gunung Jati dituduh sebagai wali palsu. Ia kemudian dihukum dengan diceburkan ke laut. One Tien Nio sangat sedih ketika mendengar bahwa Sunan Gunung Jati telah dihukum oleh ayahnya. Ia merasalebih kesal lagi karena ia memang hamil karena mukjizat. Mengetahui hal ini, kaisar menyesali perbuatannya karena mempermainkan orang saleh. Demi menebus dosanya , ia kemudian mengirim Ong Tien Nio ke cirebon untuk dinikahkan dengan Sunan Gunung Jati. Setelah menikah Ong Tien Nio melahirkan seorang putra yang di beri nama Aria Kemuning karena warna kulit tubuhya yang kuning muda . Kota tempat kelahirannya di beri nama kemuning. Hingga saat ini di kuningan ada satu  makam, yang dianggap makam Aria Kenuning.
i.  Dongeng
Dongeng adalah suatu cerita yang bersifat khayal. Contohnya: Abu nawas, Cinderlela, Malin kundang,dll.
 2. Sastra Tulisan.
Sastra tulisan (written literature) yaitu sastra yang menggunakan media tulisan atau literal. Walaupun tulisan pada prasasti-prasati tersebut masih pendek-pendek, tetapi prasasti-prasasti yang merupakan benda peninggalan sejarah itu dapat disebut sebagai cikal bakal lahirnya tradisi menulis atau sebuah bahasa yang dituangkan dalam bentuk tulisan.  Tetapi, bukan berarti kita dengan begitu saja mengabaikan atau bahkan meninggalkan tradisi sastra lisan yang sudah mengakar dan menjadi identitas kultural masing-masing suku dan daerah di seluruh kepulauan Indonesia.
Ciri-ciri Sastra Tulisan :
          1. Dinamis (berubah).
2. Tema ceritanya sentris
3. Nama Pengarangnya diketahui.
4. Tema yang diangkat seputar kemanusiaan, kemasyarakatan, kehidupan     modern, pergaulan remaja,dll.
5.Disampaikan Melalui Tulisan.
Contoh Sastra Tulisan Sebagai Berikut.
a.    Cerpen
              Cerpen adalah cerita pendek yang unsur-unsur intrinsik cerpen meliputi tokoh, penokohan, alur,, latar,tema dan amanat. Contoh : Radio Masyarakat Oleh Asrul Sani, Teman duduk oleh Moh.Kosim, Robohnya Surau Kami Oleh A.A Navis.
b. Novel
                   Novel merupakan karya imajinatif yang mengisahkan sisi utuh atas problematika kehidupan seseorang atau beberapa tokoh. Contoh: Ave Maria Oleh Idrus, Perburuan Oleh Prmoedya, Ziarah oleh Iwan Simatupang.
c.    Roman
              Roman adalah bentuk prosa baru yang mengisahkan kehidupan pelaku utamanya dengan segala suka dukanya. Contoh: Salah asuhan oleh Abdul Muis, Darah Muda Oleh Adinegoro.
d.   Riwayat (Biografi)
              Riwayat adalah suatu karangan  Prosa yang berisi pengalaman-pengalaman hidup pengarang sendiri. Contoh : Soeharto Anak Desa, Prof.Dr B.J. Habibi dll.
e.    Resensi
              Resensi adalah pembicaraan atau pertimbangan ulasan suatu karya (buku,film, drama dll). Contoh:Resensi buku dari Sejarah Peradapan Islam, Metodelogi Studi Islam dll.
f.     Esai
              Esai adalah Ulasan suatu masalah secara sepintas lalu berdasarkan pandangan pribadi penulisnya.
Contoh Esai Sebagai Berikut.
Tidak Usah Bertaruh engan Mangan
Sebuah pertaruhan tentang mangan tengahterjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) . Potensi mangan yang terkandung dalam perutbumi NTT berpotensi mendatangkan kenikmatan jangka pendek, tetapi bisa berbut kesengsaraan permanen bagi rakyat setempat. Oleh karena itu , pemerintah provinsi dan kabupaten di NTT perlu menta ulang dan memutuskan untuk melksanakan ekspolitasi mangan.
Faktanya pertambangan menyengsarakan begitu banyak orang, termasukwarga sekitar tambang. Contoh nyata bisa dilihat Bangka Beltung dan Papua. Jika di kaji lebih dalam,  pertambangn mangan ini lebih cendrung merugikan masyarakat setempat, lebih baik pemerintah NTT menghentikan rencana penambangan mangan di NTT.


d.      Contoh Prosa
Hujan
Air yang perlahan lahan jatuh dan menjadikan percikan-percikan kecil di tanah yg tadinya kering,
Suara gemericik air yang seolah olah berirama.
Aroma tanah yang akan terkena hujan ataupun aku lebih suka menyebutnya bau hujan yang sangat menenangkan.
Aku memilih diam dan hanya menatap keluar jendela menikmati hujan yg turun, dengan atau tanpa pikiran yg entah dimana keberadaannya. Karena sepertinya itu yang lebih baik dilakukan daripada aku harus menghambur keluar dan membuat tubuhku terguyur hujan, seperti yang dulu sering aku lakukan ketika hujan, karena ketika itu hujan selalu mampu menyembunyikan air mata yang jatuh begitu deras bersama derasnya hujan. Tetapi bukankah sekarang lebih baik tersenyum menikmati hujan yang turun walaupun hati dan pikiran ingin menumpahkan semua bersama hujan? Biarkan semua tumpah dalam diam.

Ternyata aku begitu mencintai hujan.
Hujan yang pernah menahanmu, menahan kita untuk tetap berada di satu tempat itu walaupun tak ada lagi alasan kita untuk tetap duduk disana, tapi hujan memberikannya alasan.
Hujan yang pernah membuat aku medengar suaramu lebih lama,
Hujan yang pernah membuat aku melihat senyum dan tawa lebarmu lebih jelas karena aku selalu menyukai ujung mata yg berkerut itu ketika tersenyum lebar dan matamu yang semakin menyipit ketika tertawa.
Hujan yang membuat ku mengerti bahwa km orang yg sangat mensyukuri kedatangannya dan membenci mereka yg mengutuki turunnya hujan.
Mungkin km juga mencintai hujan sama sepertiku walaupun dengan alasan yang berbeda.

4.      IBD yang Dihubungkan dengan Puisi
a.       Pengertian Puisi
·         Pengertian puisi secara umum
Puisi adalah sebuah karya sastra berwujud tulisan yang didalamnya terkandung irama, rima, ritma dan lirik dalam setiap baitnya.
·         Pengertian Puisi Menurut Para Ahli
-        Menurut Sumardi, puisi merupakan karya sastra dengan bahasa yang dipersingkat, dipadatkan bahasanya dan diberi irama sesuai bunyi yang padu dengan pemilihan kata kiasan yang bersifat imajinatif.
-        Menurut Herman Waluyo, puisi merupakan karya sastra tertulis yang paling awal ditulis manusia dalam sejarah.
-        Menurut Thomas Carlye, puisi adalah ungkapan pikiran yang disampaikn secara musikalisasi.
Berdasarkan pengertian puisi menurut para ahli di atas dapat kita simpulkan bahwa pengertian puisi secara umum adalah sebuah karya sastra yang mengandung unsur irama, ritma, diksi, llirik dan menggunakan kata kiasan dalam setiap baitnya untuk menciptakan estetika bahasa yang padu.

b.      Kreativitas Penyair Dalam Membangun Puisinya.
Kepuitisan, keartistikan atau keestetikaan bahasa puisi disebabkan oleh kreatifitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan:
1.      Figura bahasa (figurative languange) seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dsb sehingga puisi menjadi segar, hidup, menarik dan  memberikan kejelasan gambaran angan.
2.      Kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.
3.      Kata-kata berjiwa yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
4.      Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
5.      Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan, sehingga lebih menggugah hati.

c.       Alasan-alasan yang Mendasari Penyajian Puisi Dalam IBD
Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan Ilmu Budaya dasar adalah sebagai berikut:
1.      Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
2.      Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
3.      Puisi dan keinsyafan sosial.

d.      Contoh Puisi
AKU
Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan akan akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
“Aku” merupakan sebuah puisi karya Chairil Anwar, karya ini mungkin merupakan karyanya yang paling terkenal dan juga salah satu puisi yang paling terkemuka dari Angkatan ’45. “Aku” mempunyai tema pemberontakan dari segala bentuk penindasan. Penulisnya ingin “hidup seribu tahun lagi”, tetapi dia menyadari keterbatasan usianya, dan jika ajalnya tiba, dia tidak ingin seorangpun untuk meratapinya.

Terimakasih buat teman teman yang telah mampir ke blogger saya . Sekian ,wassalamualaikum wr.wb

Sumber:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi projek manajemen sistem 2 (Asana)

TUGAS 2 PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM CERDAS

Tugas 2 Perusahan Swasta yang sudah melakukan audit dan Perangkat Lunak dari Audit Sistem Informasi